Baja WF dan H-Beam: Pengertian, Fungsi, Kelebihan, Tabel Ukuran & Harga Terbaru 2025

Baja WF (Wide Flange) dan H-Beam merupakan dua jenis baja struktural yang paling banyak digunakan pada proyek konstruksi modern. Keduanya dikenal memiliki kekuatan tinggi, kestabilan struktural yang sangat baik, dan keandalan terhadap beban berat. Tahun 2025, kebutuhan pasar terhadap WF dan H-Beam di Indonesia mengalami peningkatan signifikan, terutama pada proyek gedung bertingkat, jembatan, gudang industri, serta infrastruktur pemerintah.
Artikel ini membahas secara lengkap tentang karakteristik Baja WF dan H-Beam, fungsi, kelebihan, perbedaan, tabel ukuran, hingga perkiraan harga berdasarkan data pasar terbaru. Seluruh data juga merujuk pada referensi teknik dan jurnal penelitian internasional terbaru (2022–2024). Semua produk WF dan H-Beam tersedia ready stock di
Harapan Mitra Group.
Apa Itu Baja WF (Wide Flange)?
Baja WF adalah baja berbentuk huruf “H” dengan flens kiri-kanan yang lebar dan simetris. Profil ini didesain untuk menahan momen lentur yang besar, sehingga sangat ideal digunakan sebagai balok horizontal pada struktur bangunan.
Karakteristik Utama Baja WF
- Flens kiri dan kanan lebih lebar dibanding balok biasa.
- Simetris → stabil terhadap tekuk lateral.
- Kekuatan bending sangat tinggi.
- Standar umum: SNI, JIS G3101 SS400, ASTM A36 / A572.
- Sangat efisien untuk bentang panjang.
Apa Itu Baja H-Beam?
Baja H-Beam memiliki bentuk menyerupai WF, tetapi dengan perbedaan utama pada ketebalan flens dan tinggi web (badan baja). H-Beam biasa digunakan sebagai kolom vertikal karena stabilitas tekan yang luar biasa.

Karakteristik Utama H-Beam
- Flens lebih tebal daripada WF.
- Menahan beban tekan aksial lebih baik.
- Sangat stabil sebagai kolom vertikal.
- Cocok untuk pondasi, jembatan, dan struktur berat.
Perbedaan Baja WF dan H-Beam
| Kriteria | WF (Wide Flange) | H-Beam |
|---|---|---|
| Ketebalan Flens | Lebar dan seragam | Lebih tebal |
| Fungsi | Balok horizontal | Kolom vertikal & pondasi |
| Beban | Menahan lentur | Menahan tekan aksial |
| Efisiensi | Sangat efisien untuk bentang panjang | Sangat stabil untuk bangunan tinggi |
Menurut International Journal of Steel Structures (2023), WF memiliki efisiensi kekuatan 18–25% lebih tinggi dibanding beam konvensional. Sedangkan H-Beam memiliki stabilitas tekan 30% lebih besar dibanding WF pada penggunaan sebagai kolom vertikal.
Kelebihan Menggunakan Baja WF dan H-Beam
1. Kuat dan Tahan Lama
Baja WF dan H-Beam dapat menahan beban besar tanpa deformasi. Jurnal Civil Engineering Materials (2024) mencatat kekuatan tekan H-Beam dapat mencapai 355 MPa.
2. Efisiensi Biaya Konstruksi
Karena daya dukung yang tinggi, kebutuhan jumlah balok dan kolom lebih sedikit → biaya konstruksi lebih hemat.
3. Mudah Dipasang
Pemasangan dapat dilakukan dengan metode welding atau bolting, memudahkan proses konstruksi di lapangan.
4. Cocok untuk Semua Jenis Proyek
Mulai dari gedung, pabrik, gudang, jembatan, hingga infrastruktur skala nasional.
Aplikasi Baja WF dan H-Beam dalam Proyek
1. Gedung Bertingkat
WF digunakan sebagai balok utama, H-Beam digunakan sebagai kolom → kombinasi paling stabil.
2. Pabrik dan Gudang Industrial
WF dipilih untuk bentang panjang pada struktur atap dan kuda-kuda baja.
3. Jembatan Baja
H-Beam menjadi pondasi dan penopang utama beban bergerak seperti truk dan kendaraan berat.
4. Proyek Infrastruktur Pemerintah
Tol, pelabuhan, bandara, dermaga, pabrik petrokimia, hingga warehouse logistik.
Tabel Ukuran Baja WF dan H-Beam (Ready Stock HMS)
Ukuran WF
- WF 100 x 50 x 5 x 7 mm
- WF 150 x 75 x 5 x 7 mm
- WF 200 x 100 x 5.5 x 8 mm
- WF 250 x 125 x 6 x 9 mm
- WF 300 x 150 x 6.5 x 9 mm
- WF 400 x 200 x 8 x 13 mm
Ukuran H-Beam
- H-Beam 200 x 200 x 8 x 12 mm
- H-Beam 250 x 250 x 9 x 14 mm
- H-Beam 300 x 300 x 10 x 15 mm
- H-Beam 400 x 400 x 13 x 21 mm
- H-Beam 450 x 200 x 9 x 14 mm
Harga Baja WF dan H-Beam Terbaru 2025
Harga berubah sesuai kondisi pasar baja internasional—perkiraan:
- WF 200–400 mm: Rp 2.8 juta – Rp 13 juta / batang
- H-Beam 200–450 mm: Rp 3.5 juta – Rp 16 juta / batang
Cek harga harian dan stok langsung di:
Kategori Baja WF – Harapan Mitra Group
Rekomendasi Memilih Profil WF atau H-Beam
1. Jika Beban Lentur → Pilih WF
Sangat ideal untuk balok horizontal dan bentang panjang.
2. Jika Beban Tekan Vertikal → Pilih H-Beam
Cocok untuk kolom utama dan pondasi struktur.
3. Konsultasikan Perhitungan Struktural
Gunakan software ETABS atau SAP2000 untuk hasil optimal.
Video Edukasi Baja WF & H-Beam
Tonton penjelasan lengkap konstruksi baja di YouTube berikut:
👉 Video Penjelasan Baja WF & Struktur Bangunan (YouTube)
Kesimpulan
Baja WF dan H-Beam adalah material utama dalam industri konstruksi modern. Dengan kekuatan tinggi, stabilitas maksimal, dan efisiensi biaya, kedua profil ini sangat penting untuk proyek gedung bertingkat, jembatan, pabrik, hingga infrastruktur nasional. Pastikan memilih profil yang tepat sesuai fungsi dan beban struktur.
Hubungi Sales Harapan Mitra Group
Klik tombol WA untuk cek harga dan stok:
Semua produk ready stock di Gudang Sentra 22 – Harapan Mitra Group.

Baja WF (Wide Flange) dan H-Beam adalah dua jenis profil baja struktural yang paling banyak digunakan dalam proyek konstruksi modern. Kedua jenis baja ini memiliki kekuatan tinggi, stabilitas yang sangat baik, dan kemampuan menahan beban tekan maupun beban tarik. Tahun 2025, penggunaan WF dan H-Beam semakin meningkat, terutama pada proyek gedung bertingkat, jembatan, gudang, hingga infrastruktur berat.
Artikel ini membahas secara lengkap berdasarkan referensi teknik dan jurnal penelitian terbaru (2022–2024), mencakup perbedaan WF dan H-Beam, fungsi utama, keunggulan desain, tabel ukuran, hingga panduan pemilihan baja yang tepat untuk kebutuhan proyek. Semua produk WF dan H-Beam tersedia ready stock di Harapan Mitra Group.
Apa Itu Baja WF (Wide Flange)?
Baja WF adalah baja berbentuk huruf “H” dengan flens (sayap) yang lebih lebar dan tebal. Profil ini memiliki rasio kekuatan tinggi terhadap beratnya, sehingga sangat efisien untuk menahan momen lentur. Dalam standar internasional, WF dikenal sebagai H-Section atau Universal Beam (UB).
Karakteristik Baja WF:
- Flens kiri dan kanan lebih lebar dan simetris.
- Kemampuan menahan beban lentur sangat tinggi.
- Diproduksi dengan standar SNI, JIS G3101, ASTM A36 atau A572.
- Cocok untuk struktur primer pada bangunan.
Apa Itu Baja H-Beam?
Baja H-Beam juga memiliki bentuk menyerupai huruf H, tetapi dengan flens yang lebih tebal dan tinggi web (badan) yang berbeda. H-Beam termasuk jenis balok struktural yang umum digunakan untuk beban berat, pilar kolom, hingga pondasi pancang.
Karakteristik Baja H-Beam:
- Flens lebih tebal dibanding WF.
- Stabil untuk digunakan sebagai kolom vertikal.
- Mampu menahan gaya tekan dari beban aksial.
- Biasa digunakan pada konstruksi berat seperti jembatan dan struktur industri.

